- Warganegara dari anggota baru Uni Eropa seperti : Czech Republic, Estonia, Hungary, Latvia, Lithuania, Poland, Slovakia and Slovenia butuh izin kerja untuk bekerja di Belanda.
- Warga negara dari luar Uni Eropa butuh izin kerja untuk bekerja di Belanda
- Warganegara dari Andorra, Argentina, Australia, Bolivia, Brunei, Bulgaria, Canada, Chile, Costa Rica, Croatia, El Salvador, Guatemala, Honduras. Israel, Japan, Republic Of Korea, Liechtenstein, Malaysia, Mexico, Monaco, New Zealand, Nicaraqua, Panama, Paraguay, Romania, San Marino, Singapore, Switzerland, United States, Uruguay, Vatican and Venezuella tidak butuh visa masuk ke Belanda.
- Visa belajar diberlakukan berbeda dari visa kerja atau turis
- Hanya warganegara dari Australia, New Zealand, and Canada yang boleh meminta visa kerja liburan.
Read more
Nah dari tulisan di atas jelas sudah bahwa WNI harus mengajukan permohonan visa kerja kalau mau kerja di Belanda. Aturan aturan keimigrasian baru tampak menyulitkan bagi kita sebagai WNI. Aturan tersebut misalnya:
- Pemilim perusahaan harus mengutamakan WN Belanda dalam perekrutan tenaga kerja
- Kalau WN Belanda tak ada maka harus memberi prioritas pada anggota penuh Uni Eropa yang berjumlah 15 negara
- Kalau tak ada juga maka prioritas harus diberikan kepada 10 negara baru Uni Eropa
- Kalau tak ada juga maka harus diberikan kepada negara negara OECD (nagara maju)
- Kalau tak ada juga maka prioritas diberikan kepada Suriname, Aruba dan Antilian.
- Kalau tak ada juga baru negara - negara di luar yang disebut di atas.
Yang jelas dari aturan diatas susah banget bagi kita sebagai WNI untuk kerja di LN. Satu satunya yang bisa membuat kita jadi prioritas diterima kerja iala kalau kita benar benar ahli. Jadi jangan tanggung-tanggung kalau kita ingin punya keahlian misalnya dalam programming oracle. Oracle tersebut aharus mendarah daging, kalau perlu mimpi pun isinya mengenai Oracle semua
Ada sedikit harapan bagi mereka yang study di Belanda. Mereka bisa bekerja, tapi syaratnya mereka harus punya sertifikat Bahsa Belanda NT2 yang ujiannya susahnya minta ampun. Seperti pengalaman teman saya yanmg ikutan ujian di tahun 2006 dari 200 an orang Indonesia yang ikutan, hanya ada 14 orang lulus. sisanya ? Harus bersiap angkat koper di 2 bulan berikutnya atau di deportasi.
No comments:
Post a Comment